"Aku mau menuruti katamu, tapi apakah itu akan baik untukku?"
"Aku mau menjadi mimpi-mimpimu, tapi apakah kelak aku akan hadir hanya di setiap lelapmu?"
"Aku mau terlahir sebagai sebagian isi-isi dari puisi-puisimu, tapi akankah aku menjadi puisi yang bagus bagimu?"
"Aku mau menjadi yang terindah untukmu, tapi bukankah melebih-lebihkan itu tidak baik?"
"Aku mau berusaha menjadi yang kamu pinta, tapi apakah kamu sedia dengan aku yang nanti pasti berubah?"
"Aku mau merajut angan-angan ringan, melambungkan sebagai awan. Tapi bukankah berangan-angan hanya membuat kita terkadang lupa dengan daratan?"
Tapi... Tapi... Tapi...
Sudahlah, berucap 'Tapi' takkan membuat semua ini bertepi. Biar ini semua membahasakan kita sebagai harapan yang kian hari kian tinggi. Apakah harapan yang kita gantung terlalu tinggi hanya akan membuat kita tidak mampu menggapai dengan hanya berdiri?
Monday, February 20, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment