Saturday, November 9, 2013

Wanita Perih

: n


Tidak ada yang kekal, pun kecantikanmu
tidak akan pernah sempurna: kau, selamanya.

aku jatuh di garis yang melintas di bawah senyummu
manis dan menyakitkan
aku mengalir di sudut-sudut matamu,
tempat ketulusan mencair

bulan mengecup keningmu
aku mengucap, "kenang aku!"

mencari cara untuk kembali
seperti membuat masa laluku sendiri
aku ingat kepergianmu
kau tahu? menahan bayanganmu pun aku tidak mampu

usiamu kini bertambah,
juga luka-luka di tubuhku yang tak pernah kering
yang rindu disembuhkan
namun aku basah,
perlu kau basuh

aku tidak pernah mencintai sebenci ini.
aku hanya ingin pulih, dari kesedihan yang kupilih.

selamat, wanita perihku. tahunmu berulang.
kau akan semakin cantik di mata tuhan
selamat menjalani hidupmu yang legit
tanpa potongan asam dan asin tubuhku.
aku tahu kau menikmatinya,
namun seperti seharusnya: aku tetap duka cita yang hening.

selamat, peri perihku. tahunmu berulang.
semoga kau telah rumuskan; bahagia yang kau telaah sendiri.
doa-doa kuterbangkan,
dan maaf jika kau tak pernah bisa kulupakan.


Jakarta. 9 November 2013

No comments:

Post a Comment

< > Home
posudara © , All Rights Reserved. DESIGN BY Sadaf F K.