Kamu dibuat jatuh, sebelum aku
Bajumu robek, hatimu juga
Kamu jatuh tersandung waktu
Namun luka tidak memandang apa dan siapa
Tiga tahun berlalu, sebelum aku
Matamu pecah, harapanmu juga
Cerita yang entah aku tidak tahu
Bahkan menahu pun untuk apa dan siapa
Mengikat janji baru, sebelum aku
Tersenyum bibirmu, menangis haru sebenarnya
Perihal nyaman seperti peringkat nomor satu
Kamu tersadar, persetan ini untuk apa dan siapa
Kamu tidak keliru, sebelum aku
Ada puisi tuhan dalam dosa yang tertawa
Aku pun luka sebelum kamu
Mencintaimu sungguh demi apa dan siapa
No comments:
Post a Comment