Terhalang bibir mungil yang menggigil
Memuncak merasakan cinta
Yang terasa indah mulai membara
Peluhku menetes perlahan
Semua karnamu
Kau yang membuatku
Melepaskan letihku melihat sisi indahmu
Menit pertemuan ini akan jadi saksi
Temani habisi sisa fikiran nakalmu
Kau tikam telak aku
Waktu ini untukmu bersamaku
Malam terindah yang dihiasi dosa kita tentang cinta
Sayang kita memiliki
Akulah tubuhmu
Tempat kau lepaskan nafsu letihmu
Hingga kau menyerah
Tersenyum lah kecil menghadapku
Saat surga cinta kita ini berakhir
:)
Jakarta, 25 Februari 2011
Ahmad Rizki
No comments:
Post a Comment