Aku melukis lagu untukmu lewat suara
Saat hatiku oleh tangismu; dihancurkannya
Lihat tanganku
Terus menggapai untuk meraihmu, kembali
Sesaat dulu, saat bersama, saat tertawa
Dalam hatiku, aku bertanya, "apakah kamu bahagia?"
Dan mungkin obat dari semua luka adalah waktu
Tolonglah
Ajari aku melupakanmu
Menjadikanmu nada pedihku
Maafkan aku atas egoku
Aku terluka oleh tulusmu
Sesaat dulu kamu selalu ada untukku
Kenyataannya, aku tak pernah menyadarinya
Saat terbangun, saat tersadar
Kau tak ada untukku, lagi
Ajari aku melupakanmu
Menjadikanmu puisi pedihku
Maafkan aku atas egoku
Aku terluka oleh tulusmu
Pahami aku,
Aku tak mampu kehilanganmu, wanita pedihku
Dan kumenunggu sekuat aku
Aku tak bisa tak memelukmu
Kau harus bahagia
Seperti senja yang bersinar indah seperti senyummu
Dan kumenunggu sekuat aku
Terimakasih tuhan dia begitu indah
*Indrajaya Sanji
No comments:
Post a Comment